Oleh: MH Said Abdullah
Vaksin dan vaksinasi covid19 memang bukan “obat sapu jagat” untuk mengakhiri pandemi covid19. Seiring dengan dimulainya program vaksinasi secara global, dunia malah menghadapi kenaikan gelombang kedua kasus harian covid19.
Bahkan beberapa negara seperti Vietnam dan Selandia Baru berhasil mengendalikan pandemi covid19 tanpa vaksin.
Sukses itu ditopang oleh kedisiplinan rakyat dan pemerintahnya dalam menerapkan protokol kesehatan. ]
Namun tidak semua negara bisa seperti Vietnam dan Selandia Baru.
Bahkan Eropa dan Amerika Serikat sebagai negara maju dibuat kelabakan dengan pandemic covid19.
Pilihan kebijakan yang diandalkan adalah menjalankan program vaksinasi covid19 sebagai upaya menekan laju pertumbuhan covid19 di negara mereka, meskipun tidak meninggalkan penerapan protokol kesehatan.
Hingga 19 April 2021 sesuai data worldometer.info, virus corona telah menjangkiti 141,9 juta penduduk dunia (1,8% populasi dunia) dan mengakibatkan lebih dari 3 juta diantaranya meninggal (2,1% dari yang positif virus corona).
Jika dilihat dari grafik daily case, secara global covid19 pada bulan April 2021 ini menunjukkan tren puncak gelombang kedua.
Pada 15 April 2021 kasus positif mencapai rekor tertinggi yakni 845 ribu, melampaui puncak kasus pada gelombang pertama di 7 Januari 2021 yang mencapai 843 ribu kasus positif harian.












