Sebagian dari dana tersebut, yakni sebesar Rp 24 triliun dipakai oleh Prabowo untuk program makan bergizi gratis. Lewat program ini, RI 1 mempersilakan sekelompok pihak yang ogah menerimanya.
“Kalau ada anak orang kaya yang sudah makan kenyang, sudah makan enak, tidak apa-apa. Jatahmu kasih ke orang lain. Jangan ngenyek. Kalau enggak mau, enggak usah. Tapi rakyat kita, anak-anak kita harus makan bagus,” tegasnya.
Menurut perhitungannya, alokasi uang negara masih punya sisa sekitar USD 20 miliar. Itu nantinya akan kembali diputar untuk diinvestasikan melalui Danantara.
“Sisanya, berarti kita akan punya USD 20 miliar. Ini tidak akan pakai, ini akan kita serahkan ke Danantara untuk diinvestasikan,” imbuh Prabowo.















