
Lebih jauh Liya-sapaan akrabnya menjelaskan bahwa solidaritas dari DNIKS dan berbagai Orsos, komunitas serta paguyuban untuk korban bencana Sumatera merupakan aksi nyata membangun persaudaraan dan kepedulian sosial. “Sikap gotong royong dan merawat kepedulian sesama anak bangsa harus terus dijaga,” jelasnya.
Pemerintah, kata Liya yang juga Ketua umum Pegiat Pendidikan Ekonomi Kreatif (PPEKRAF), tidak bisa berjalan sendirian mengatasi beban rakyat, karena itu semua ormas dan komunitas yang peduli dengan bencana alam melakukan aksi sosial. “Berbagai cara dilakukan masyarakat untuk menunjukkan kepedulian sosial,” tuturnya lagi.

Sebelumnya, Pegiat Pendidikan Ekonomi Kreatif (PPEKRAF) bersama Dewan Nasional Indonesia Kesejahteraan Sosial (DNIKS) telah memberikan bantuan untuk warga korban bencana alam yang terjadi di Sumatera, baik Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar) berupa makanan dan uang tunai. Penyanyaluran bantuan kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan moril dan materil untuk meringankan beban sekaligus memberikan semangat bagi korban bencana. “Kami menampung sumbangan dari para donatur yang bersimpati terhadap, ada yang berupa makanan, pakaian, obat-obatan,” tegas Ketua Umum PPEKRAF, Tengku Nurliyana Habsjah Sapuan seusai melepas bantuan logistik melalui jasa ekspedisi di Jakarta, Kamis (18/12/2025).













