JAKARTA-Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus mengatakan Airlangga Hartarto memerintahkan seluruh kader untuk aktif di media sosial.
Langkah itu sebagai cara untuk mengenalkan ketua umum partai Golkar itu sebagai Capres 2024.
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai hal itu sebagai langkah yang tepat dilakukan.
“Saya melihatnya sebagai langkah yang pas yang dilakukan oleh Airlangga,” terangnya.
Menurut Ujang, hal itu juga akan menguntungkan Airlangga, baik sebagai Ketua Umum Partai Golkar maupun sebagai Menko Perekonomian.
Dengan dua jabatan tersebut, Airlangga di salah satu sisi harus mengurus Golkar, di sisi lain harus mengurus negara terkait isu kenaikan BBM.
“Oleh karena itu media sosial menjadi sesuatu yang wajib, sesuatu yang harus dimainkan secara baik oleh para kader Golkar. Tujuannya untuk menaikkan elektabilitas Pak Airlangga dan juga untuk menaikkan elektabilitas Golkar. Begitu juga untuk bisa saja meredam serangan-serangan dari lawan politik yang ingin nanti kritik terkait dengan kenaikan harga BBM,” tegas Ujang, Senin (29/8/2022).
Meski demikian, Ujang memberi catatan terkait pemanfaatan media sosial.
Menurutnya, keaktifan di media sosial akan membuahkan hasil ketika dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).













