Juliandra juga optimistis dapat mencapai target keterisian kursi (Seat Load Factor/SLF) sebesar 75 persen pada Denpasar-Perth dan 77 persen pada rute Denpasar-Kuala Lumpur mengingat Bali merupakan destinasi wisata primadona Indonesia yang sudah terkenal di seluruh dunia.
Ia menambahkan sebagai maskapai yang mendapat penghargaan LCC bintang 4 versi Skytrax selama dua periode berturut-turut, Citilink sangat mengutamakan layanan dan kenyamanan penumpang termasuk memiliki konfigurasi yang cukup luas dengan ruang kaki yang lega (spacious leg room), serta layanan terbaru lainnya walaupun dengan harga tiket yang cukup terjangkau.
“Hal ini menjadi keunggulan Citilink yang kami harapkan mampu menarik masyarakat untuk terbang bersama kami ke rute-rute internasional baru ini,” kata Juliandra.
Rute tersebut juga diharapkan mampu memudahkan wisatawan Malaysia dan Australia yang memiliki rencana penerbangan lanjutan ke Perth maupun Kuala Lumpur mengingat kedua penerbangan tersebut memiliki jadwal yang terhubung.
Jadwal penerbangan Denpasar-Perth dengan nomor penerbangan QG 542 beroperasi setiap hari menggunakan pesawat Airbus A320 berkapasitas 180 penumpang pada pukul 01:00-04:40 WITA. Sedangkan rute Perth-Denpasar dengan nomor penerbangan QG 543 beroperasi setiap hari pukul 09:40-13:30 waktu setempat. Dengan jadwal tersebut para wisatawan dari Perth bisa tiba di Denpasar tepat sebelum jam check-in hotel dan ketika kembali ke Perth pun masih bisa menikmati siang dan matahari terbenam di Bali.













