Tentunya tanpa harus menghilangkan momentum untuk meningkatkan perekonomian nasional.
Hal ini dilakukan dengan memanfatkan seluruh jaringan Pemerintah mulai dari yang tertinggi hingga yang paling rendah di kelurahan dan desa.
Doni pun mengaku telah berkordinasi dengan Menteri Dalam Negeri dan melakukan pertemuan dengan para gubernur, walikota dan bupati untuk kembali mengaktifkan posko- posko tanggap COVID-19 di seluruh wilayah.
Hal ini dilakukan dalam rangka menegakan protokol kesehatan kepada seluruh masyarakat. Di mana dalam posko tersebut terdapat berbagai unsur mulai dari Pemerintah Daerah, TNI, Polri, termasuk Kominfo dan lembaga lain yang ada di daerah.
“Bagi mereka yang abai tentu perlu diberikan sangsi. Dan kita harapkan adanya ketegasan dari para pihak yang memang memiliki kewenangan untuk mengatur itu semua,” tegas Doni.
Bukan Rekayasa
Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo menegaskan, Covid-19 nyata, bukan sebuah rekayasa atau konspirasi yang dibuat oleh pihak-pihak tertentu.
Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama- sama bisa memberikan edukasi kepada masyarakat terkait hal ini.
“Dalam kesempatan ini pun saya mengajak seluruh pihak terutama tokoh- tokoh non formal di daerah, tokoh- tokoh yang punya pengaruh langsung kepada masyarakat mohon bisa menyampaikan kembali bahwa Covid-19 ini nyata. Covid-19 ini bukan rekayasa. Covid-19 ini bukan konspirasi,” kata Doni.













