JAKARTA-Ketua Kelompok Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Sadono mendorong MPR lebih memainkan peran ke depan agar bermanfaat bagi bangsa. “Bagi DPD, yang terpenting ialah menjadikan MPR produktif dalam memberikan kebijakan dan arah strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya, di Gedung DPD, Jumat (3/10), Jakarta.
Mantan Politisi Partai Golkar ini mengakui kekuatan politik saat ini terpolarisasi ke dua kubu, yakni Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH). “Dibutuhkan sikap kenegarawanan semua pihak, karena MPR merupakan institusi demokrasi yang mewakili kebersamaan dan wajah seluruh rakyat Indonesia,” terangnya.
Merasa mewakili semua unsur di MPR maka DPD menyediakan dirinya sebagai faktor penaut seluruh kekuatan politik melalui kepemimpinan MPR. “Kami menyediakan diri sebagai faktor penaut seluruh kekuatan politik yang dicerminkan fraksi-fraksi di MPR, kami menawarkan diri memimpin MPR. Kami merasa mewakili semua unsur di MPR. Kita bisa duduk bersama mendahulukan kepentingan nasional,” paparnya
Menyadari realitas kekuatan politik sekarang yang terpolarisasi ke dua kubu itu pula, sambung Bambang, DPD menyediakan dirinya sebagai mediator untuk menjembatani komunikasi antara kubu KMP dan KIH. “Karena kami berposisi netral jika dilihat dari kepentingan politik dua kekuatan.”











