“Kami sangat antusias dengan kinerja RCTI+ dan Vision+ yang kuat di semester I 2025. Pertumbuhan pelanggan berbayar dan engagement pengguna mencerminkan keberhasilan strategi kami. Sebagai pemimpin di industri OTT Indonesia, kami berfokus untuk mempercepat momentum ini dengan konten inovatif dan strategi digital yang gesit, yang semakin memperkuat posisi kami di pasar,” katanya dalam keterbukaan informasi ke BEI, Kamis (07/8/2025).
Hary mengemukakan, kontribusi finansial yang kuat dari kedua platform ini juga menandakan transformasi di MSIN, di mana aset digitalnya semakin memimpin dalam mendorong profitabilitas dan nilai pemegang saham.
Dengan basis pengguna yang terus berkembang, strategi konten yang inovatif, dan integrasi teknologi yang canggih, RCTI+ dan Vision+ berada di posisi yang tepat untuk mempertahankan pertumbuhan dan memainkan peran penting dalam masa depan lanskap hiburan digital Indonesia.
Pada semester I 2025, kedua platform OTT ini terus menunjukkan kinerja yang kuat di berbagai metrik engagement dan monetisasi. Jumlah pelanggan berbayar melonjak menjadi 4,1 juta, naik dari 2,85 juta pada tahun 2024, didorong oleh langkah Perseroan yang dengan sengaja mengurangi konten gratis dan berfokus pada konversi pelanggan.














