Elna sangat memahami keresahan jemaat sampai perwakilannya mengadu ke Kedubes Vatikan. Menurutnya itu sudah menandakan ada yang serius. “Urgensinya mungkin ini sudah darurat sehingga mereka harus menyampaikan masalahnya langsung ke Kedubes Vatikan. Jadi ini sudah tidak sehat karena salah satu pastor juga sudah melakukan aksi yang mengancam dan mengintimidasi,” ujarnya.
Menurut Elna, Dubes Vatikan diharapkan menjadi jembatan untuk menyampaikan aspirasi mereka ke pucuk pimpinan gereja Katolik di Vatikan. “Seharusya Dubes Vatikan bijak. Walau ada hierarki seharusya lebih dulu dilihat dulu urgesinya. Jangan karenna alasan hierarki masalah urgen yang mengancam keselamatan dan keutuhan umat malah diabaikan. Terkesan mengesampingkan suara umat,” ujarnya. ***













