BANJARMASIN,BERITAMONETER.COM – Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) mendukung kebijakan pengantasan kemiskinan melalui pendidikan dan pelatihan digital.
Karena itu, DNIKS bekerjasama dengan BAKTI Komdigi dan BBPPKS Kalimantan Selatan mengimplementasi Asta Cita Prabowo Subianto mempercepat pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang inklusif, dengan menyasar penyandang disabilitas dan prasejahtera untuk mendorong ekonomi digital.
“Pelatihan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) ini sebagai bentuk dukungan pemerataan pendidikan dan pelatihan untuk semua kalangan, sehingga semua warga negara bisa ikut menikmati perkembangan dunia digital,” kata Ketua umum DNIKS Dr A Effendy Choirie saat membuka Pelatihan TIK Prasejahtera Inklusif 2025 di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Kemensos, Banjarmasin, Rabu (26/11/2025).

Hadir dalam kegiatan Pelatihan TIK tersebut, antara lain Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Kemensos, Banjarmasin, Yadi Muchtar, Direktur BAKTI Komdigi Wahyu Arvianto, Wakil Ketua LKKS Kalimantan Selatan Hesly Junianto, Ketua Panitia Pelatihan TIK yang juga Ketua DNIKS, RA Loretta Kartikasari, Wakil Ketua umum DNIKS Rudi Andries, Ketua DNIKS A Eko Cahyono, Wasekjen DNIKS Sentot Janinto Modjo dan Direktur Keuangan BAKTI Komdigi Wahyu Arvianto, serta Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru, Rifky Hakim.















