Dalam Sidang Umum CAJ, delegasi Indonesia menyampaikan sejumlah proposal terkait penguatan organisasi CAJ dan peningkatan kompetensi wartawan khususnya dalam menghadapi era MEA yang akan mulai berlaku pada awal 2016. “Ada optimisme yang cukup kuat di kalangan komunitas wartawan ASEAN dalam menghadapi MEA, juga komitmen untuk ikut menjadi pondasi dan faktor pendukung dalam memasuki pasar tunggal ASEAN,” ujar Teguh Santosa.
Dia juga mengatakan, kehadiran komunitas pers yang kuat dan sehat di kawasan juga diakui Sekjen ASEAN Le Luong Minh sebagai kebutuhan yang tidak dapat dihindari. “Sekjen ASEAN Le Luong Minh juga mengatakan pihaknya akan membuat satu media khusus sebagai wadah saling menukar informasi di kalangan masyarakat ASEAN. Rencana ini perlu disambut baik,” ujar Teguh Santosa, yang juga dosen UIN Syarif Hidayatullah.
Terkait upaya peningkatan kompetensi wartawan ASEAN Teguh mengatakan, pembangunan Sekolah Jurnalisme ASEAN di Palembang, Sumatera Selatan, yang sudah dicanangkan pada 2014 lalu akan dimulai tahun depan. PWI dalam waktu dekat akan melakukan pembicaraan dengan pihak Sekretriat ASEAN untuk menjalin kerjasama dalam konteks memperkuat pondasi kultural dan sosial masyarakat ASEAN.















