Platform Sekolah Pintar memberikan fitur yang mempermudah kegiatan dan pemantauan transaksi keuangan melalui sistem yang terintegrasi dengan virtual account BNI Syariah. Beberapa fitur yang ada Platform Sekolah Pintar ini diantaranya fitur Kartu Jajan untuk jajan di kantin; fitur Student Payment Platform (SPP) untuk pembayaran iuran sekolah melalui perbankan; dan fitur Portal Informasi Sekolah (PIS) yang mampu memberikan informasi absensi siswa, berita tentang sekolah, dan kalender pendidikan.
Ali Muafa menambahkan kerjasama BNI Syariah dengan Platform Sekolah Pintar merupakan dukungan nyata BNI Syariah terhadap kemajuan dunia Pendidikan di Indonesia. Fitur dan fasilitas dalam platform ini akan memudahkan para siswa, guru dan pegawai sekolah dalam memanfaatkan produk dan jasa BNI Syariah.
Dalam acara ini juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT Teknologi Kartu Indonesia (PT. TKI) dengan Yayasan Daar en Nisaa untuk Pemanfaatan Platform Sekolah Pintar (PSP). Sebelumnya BNI Syariah sudah melakukan kerjasama dengan PT Teknologi Kartu Indonesia terkait dengan penggunaan rekening penampung single bank di BNI Syariah.
Bisnis dari pengelolaan keuangan dunia pendidikan memiliki potensi yang besar. Dari Platform Sekolah Pintar untuk tahap awal, BNI Syariah berharap potensi bisnis berupa cash manajemen dan payroll sebesar Rp 96 miliar yang berasal dari nasabah dan calon nasabah yang berasal dari sekolah di Depok dan Bogor.












