JAKARTA–Kegiatan arus mudik Lebaran 2024 diyakini membawa dampak bagi perekonomian daerah. Karena pemudik membawa dana ke kampung halaman, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. “Peluang ini ditangkap oleh Bank BUMN dengan menyalurkan CSR nya sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku,” kata Anggota Komisi XI DPR, Achmad Hafisz Tohir usai melepas Bus rombongan pemudik warga Sumsel rute Jakarta-Palembang di Halaman Kompleks DPR, Jakarta, Rabu (3/4/2024).
Berdasarkan proyeksi dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, peredaran uang selama periode libur Lebaran tahun 2024 diprediksi mencapai angka yang mencengangkan dengan estimasi mencapai Rp157,3 triliun. Angka ini menjadi titik fokus dalam memahami dampak ekonomi yang signifikan dari tradisi mudik di Indonesia. “Ini tentu memiliki dampak positif untuk pertumbuhan ekonomi nasional,” tutur Bang HT-sapaan akrabnya.

Menurut Hafisz, kegiatan mudik bareng warga Sumsel ini bekerjasama dengan mitra Komisi XI DPR. Dimana Bank BUMN berupaya meringankan beban rakyat dengan memberikan mudik gratis para konstituen alias pemilih anggota DPR. “Kolaborasi ini berarti ikut menyukseskan program mudik gratis yang diselenggarakan BUMN,” ujarnya.














