Data para peserta diverifikasi dahulu oleh Biofarma, kemudian diteruskan ke RS Siloam untuk didaftarkan melalui aplikasi MySiloam.
Selanjutnya, 3 hari sebelum tanggal penerimaan vaksin, peserta yang sudah mendaftar dan telah terverifikasi dapat langsung melakukan pre-registrasi dan mencocokkan datanya untuk sertifikat vaksin.
Pada hari H, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menghindari antrian dan kerumunan.
Seluruh tata laksana kegiatan vaksinasi dijalankan sesuai protokol kesehatan yang diwajibkan oleh pemerintah dengan menerapkan 5M.
Helen berpesan agar masyarakat kota Medan memastikan diri siap divaksin karena pemerintah dan berbagai lembaga, serta perkantoran termasuk Sequis telah menyediakan fasilitas vaksin sehingga mudah terjangkau oleh masyarakat.
“Tidak perlu memilih jenis vaksin karena semua vaksin yang tersedia telah mendapat izin penggunaan darurat dari Badan POM dan akan terus diawasi oleh pemerintah. Fokus kita adalah memerangi COVID-19 sekaligus mewujudkan herd immunity,” tegas Helen.
Sebagaimana kegiatan vaksin yang telah sukses diadakan Sequis pada 9 Oktober maka Helen juga optimis dua hari kegiatan vaksinasi ini dapat terselenggara dengan baik sehingga kegiatan ekonomi di Medan dapat berangsur pulih kembali.















