JAKARTA-PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) akan membagikan dividen tunai mencapai Rp703 miliar atau setara dengan Rp380 per saham, setelah para pemegang saham menyetujui penggunaan saldo laba Tahun Buku 2021 sebesar Rp7,73 triliun.
Berdasarkan ringkasan risalah RUPS Tahunan DUTI yang dikutip Jumat (17/6), para pemegang saham perseroan telah menetapkan penggunaan saldo laba per 31 Desember 2021 sebesar Rp7,73 triliun.
Dari total saldo laba tersebut, sebesar Rp703 miliar ditetapkan sebagai dividen tunai, sebesar Rp2 miliar disisihkan sebagai dana cadangan dan sisanya yang mencapai Rp7,02 triliun akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk keperluan modal kerja.
Menurut Direktur DUTI, Handoko Wibowo, pembagian dividen ini merupakan apresiasi terhadap para pemegang saham atas dukungannya selama ini.
Besaran tersebut telah mempertimbangkan antara rencana pengembangan dan arus kas perseroan.
Dia menambahkan, keputusan pembagian dividen tidak lepas dari kinerja solid DUTI di sepanjang 2021 yang mampu membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp659,89 miliar atau bertumbuh 23,64 persen (year-on-year).
“Pencapaian tersebut ditopang oleh kinerja pendapatan usaha yang bertumbuh 26,26 persen. Solidnya kinerja penjualan bersumber dari tingginya permintaan atas unit-unit properti yang kami pasarkan. Kami optimistis kinerja positif DUTI dapat berlanjut di 2022,” papar Handoko.













