Lebih lanjut ia menyampaikan pentingnya kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam membangun pengelolaan event yang selaras dan berorientasi pada peningkatan kualitas pengalaman wisatawan.
“Saya mengajak semua pihak untuk memperkuat sinergi guna menghadirkan Calendar of Event unggulan yang mampu memperpanjang masa tinggal wisatawan, memperluas distribusi manfaat ekonomi pariwisata, serta memperkuat identitas Floratama sebagai destinasi yang inklusif dan berdaya saing,” terangnya.
Sebelumnya, BPOLBF menyelenggarakan Rapat Koordinasi Penyusunan Calendar of Event (CoE) FLORATAMA (Flores, Lembata, Alor, dan Bima) Tahun 2026 secara daring melalui Zoom Online Conference, pada Jumat, 28 November 2025.
Kegiatan ini digelar sebagai langkah penguatan koordinasi lintas wilayah dan lintas sektor dalam pengembangan event pariwisata yang berkualitas serta berdaya saing, sekaligus mendorong persebaran wisatawan dan pemerataan manfaat ekonomi kreatif di seluruh kawasan Floratama.
Rapat koordinasi ini juga bertujuan untuk menyusun Calendar of Event (CoE) kawasan Floratama secara terintegrasi dengan menghimpun event-event unggulan dari Flores, Lembata, Alor, dan Bima dalam satu kerangka kolaboratif.
Melalui pertemuan ini, pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, komunitas kreatif, dan berbagai pemangku kepentingan diperkuat koordinasinya untuk mengembangkan event berbasis budaya, alam, dan ekonomi kreatif.















