Disis lain, Eddy menilai dari tol Bakauheni ke Palembang sampai Kayuagung Palembang banyak di temui keluhan kerusakan.
Bahkan Belum di resmikan saja sudah rusak dan waktu rapat di senayan, pak mentri janji pada lebaran kemaren ada perbaikan sementara.
Setelah itu, nanti bagus dan lebih mulus, ada perbaikan permanen.
“Sudah kita sampaikan dan itu yang sedang kita tunggu. Untuk yang sekarang sedang dibangun agar juga lebih diperhatikan. Permukaan tol harus lebih rata, lebih bagus, dan lebih kuat konstruksinya. Kami minta dari sekarang sudah ada perhatian dan antisipasi,” kata Edi.
Komisi V DPR RI semua kompak mendorong trans sumatera harus segera selesai, lanjut Eddy, harus lebih cepat, bagaimana caranya, anggarannya dari mana.
“Itu yang akan kita sampaikan kepada teman-teman di badan anggaran (banggar), komisi XI dan kementrian keuangan, ada tadi disebut bantuan luar negri, mungkin ada APBN dan dari yang lain,” jelasnya.
Terkait pergeseran ruang utama jalan Trans Sumatra ke jambi dan utara dari pada ke Muara Enim, Linggau, Bengkulu bukanlah penundaan akan tetapi kurangnya anggaran.
“Ini yang harus diselesaikan, anggaran itu dari mana dapatnya apa bisa ajak swasta lain, kan bisa. Seperti disini waskita bukan operator untuk sumatera, hutama karya mereka bisa investasi disini, bisa mungkin ajak swasta-swasta lain juga bisa,” pungkasnya. ***













