“Regulasi seperti PPH final untuk UMKM sampai tahun 2027, PPH 21 untuk sektor pariwisata dan industri padat karya, serta PPN DTP untuk sektor perumahan telah disiapkan. Begitu juga dengan diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian,” jelasnya.
Fokus Presiden pada Hilirisasi dan Pangan
Lebih lanjut, Menko Airlangga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap program strategis di sektor pertanian, kelautan, dan perikanan. Pemerintah akan terus memperkuat hilirisasi serta meningkatkan nilai tambah sumber daya alam.
“Bapak Presiden juga melihat program hilirisasi di sektor pertanian. Untuk sektor kelautan dan perikanan, terdapat program revitalisasi tambak pantura seluas 20 ribu hektare, pengembangan tambak udang terintegrasi di Nusa Tenggara Timur, serta modernisasi kapal dan program Makan Bergizi Gratis,” terang Airlangga.
Menurutnya, seluruh kementerian teknis telah menyiapkan laporan pelaksanaan program prioritas dan akan terus dimonitor hingga akhir tahun mendatang. “Hampir seluruh kementerian menyampaikan program-program andalan Presiden dan ini akan dimonitor sampai akhir tahun 2025,” ujarnya.
Terkait kerja sama perdagangan internasional, Airlangga mengungkapkan bahwa negosiasi tarif dengan Amerika Serikat (AS) akan dilanjutkan setelah KTT APEC pada akhir bulan ini, terutama dari sisi penyelarasan legal drafting.














