Terkait bidang penagihan, Romo Acun juga memberikan sejumlah masukan penting agar kerja-kerja di sektor tersebut tetap mengedepankan etika, pendekatan persuasif, dan menghormati norma sosial setempat.
“Kerja penagihan itu harus dilakukan dengan cara yang bijak, beretika, dan tetap menjaga martabat semua pihak. Kalau dijalankan dengan prinsip itu, saya terbuka dan menerima kehadiran kalian di Jogjakarta,” tambahnya.
Direktur PT Garda Nusa Nipa, Rinto Kedang, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa ekspansi ke Jogjakarta bukan sekadar perluasan pasar, melainkan juga komitmen membangun kerja sama yang sehat dan bertanggung jawab.
“Kami berterima kasih atas nasihat dan penerimaan yang begitu terbuka. Kehadiran kami di Jogjakarta bukan hanya untuk bekerja sama dengan klien, tetapi juga menjaga etika, profesionalisme, dan kontribusi sosial. Kami siap bersinergi dengan berbagai pihak di Jogjakarta,” ujar Rinto.
Ia menambahkan, PT Garda Nusa Nipa ingin menghadirkan standar kerja yang profesional sekaligus humanis.
“Kami percaya bahwa kepercayaan dibangun dari integritas. Karena itu, setiap layanan, baik pengamanan, penagihan, maupun bantuan hukum akan kami jalankan sesuai aturan, transparan, dan menghormati kearifan lokal Jogjakarta,” tegasnya.













