“PT Bukaka adalah ‘wajah dari Indonesia’ yang telah membuktikan bahwa produk garbarata yang dihasilkan oleh anak bangsa mampu bersaing secara global baik dari sisi kualitas, biaya, maupun waktu delivery,” tuturnya.
Kemenperin akan terus mendukung Bukaka dan seluruh industri dalam negeri untuk semakin maju berkembang sehingga lebih berdaya saing di tingkat regional dan global.
Bukaka merupakan perusahaan konstruksi yang menghasilkan garbarata, jembatan, dan infrastruktur lain penunjang pertambangan.
“Bukaka telah berdiri sejak tahun 1978 dan terus memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan industri dan pembangunan ekonomi nasional,” ungkap Agus.
Selain itu, Bukaka dinilai terus melakukan pengembangan dan perbaikan sehingga mampu berkontribusi di banyak sektor seperti otomotif, alat dan mesin pertanian (alsintan), energi, ketenagalistrikan, konstruksi serta infrastruktur.
Garbarata merupakan salah satu produk unggulan ekspor Bukaka dengan tujuan utama antara lain Jepang, India dan Thailand.
Bukaka menjadi satu-satunya produsen garbarata yang ada di Indonesia dan termasuk dalam lima produsen terbesar garbarata yang ada di dunia.
Saat ini, seluruh boarding bridge bandara yang berada di bawah supervisi PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II merupakan hasil produksi Bukaka.















