Impor migas Maret 2025 senilai US$3,13 miliar, naik 9,07% dibandingkan dengan Februari 2025, namun turun 5,98% dibandingkan dengan Maret 2024.
Impor nonmigas Maret 2025 senilai US$15,79 miliar, turun 1,18% dibandingkan dengan Februari 2025, namun naik 7,91% dibandingkan dengan Maret 2024.
Dari sepuluh golongan barang utama nonmigas Maret 2025, golongan mesin/peralatan mekanis dan bagiannya yang mengalami peningkatan tertinggi senilai US$0,21 miliar (8,66%) dibandingkan dengan Februari 2025. Sementara golongan bahan bakar mineral mengalami penurunan terbesar senilai US$0,14 miliar (29,62%).
Tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Maret 2025 adalah Tiongkok US$6,31 miliar (39,96%), Jepang US$1,22 miliar (7,75%), dan Thailand US$0,71 miliar (4,50%). Impor nonmigas dari ASEAN US$2,55 miliar (16,15%) dan Uni Eropa US$0,92 miliar (5,82%).
Adapun nilai impor golongan bahan baku/penolong dan barang modal selama Januari-Maret 2025 mengalami peningkatan terhadap periode yang sama tahun sebelumnya masing-masing senilai US$0,41 miliar (1,03%) dan US$1,03 miliar (10,87%). Sementara golongan barang konsumsi turun US$0,63 miliar (11,48%).












