“Diharapkan, dengan semakin meningkatnya kemampuan dan pengetahuan pelaku IKM kerajinan, nantinya semakin terbuka peluang untuk dapat melakukan ekspor. Di sisi lain, kami juga memberikan berbagai program pembinaan kepada para pelaku IKM agar semakin meningkat kualitas dan kapasitasnya,” kata Dirjen IKMA dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (1/5).
Salah satu IKM yang berhasil menembus pasar ekspor adalah IKM CV Palem Craft.
IKM yang berasal dari Kabupaten Bantul, Yogyakarta.
Perusahaan ini baru saja melakukan pelepasan ekspor produknya ke Belanda dengan nilai USD20.596 atau setara dengan Rp346 juta yang terdiri dari berbagai produk lampu, cermin, dan home decor lainnya.
Reni menyampaikan, pelepasan eskpor menjadi simbol keberhasilan dalam menembus pasar global yang dapat memberikan manfaat dan keuntungan yang belipat bagi pelaku usaha.
Dalam hal ini, pencapaian ekspor CV Palem Craft ke Belanda menunjukkan bahwa industri home decor Indonesia memiliki potensi cemerlang di pasar internasional.
“Kami memberikan apresiasi kepada CV Palem Craft yang mampu menambah daftar buyer setelah sebelumnya juga rutin melakukan ekspor produk ke berbagai negara di dunia,” ujarnya.
Selain memacu kinerja ekspornya, CV Palem Craft juga terus aktif membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat di lingkungan sekitar pabriknya.















