“Guna pemasaran kain tenun dan batik secara luas di era Industri 4.0, untuk digital marketing dapat menggunakan berbagai macam platform yang tersedia antara lain market place, media sosial dan Digital Avatar (DAV),” terangnya.
DAV merupakan media pemasaran produk interaktif yang berada di lokasi-lokasi tertentu dan pusat-pusat keramaian yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku industri wastra untuk memasarkan produknya. “Dari DAV ini dapat memberikan data statistik perilaku konsumen yang menggunakannya, sehingga dapat juga dipakai sebagai umpan balik bagi produsen dalam meningkatkan jenis produksi dan kualitas produk serta jumlah omsetnya,” ungkapnya.















