Dari hasil kajian tersebut, menurut Syailendra, akan direncanakan kegiatan akuisisi seismik 3D, pengeboran sumur kajian (appraisal, sumur pengembangan, pemasangan Very Low Pressure (VLP) Compressor, akuisisi data sumuran dan kerja ulang (workover) dengan perkiraan potensi investasi sebesar US$100 juta.
“Kegiatan-kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan negara serta masyarakat sekitar,” ungkapnya.













