JAKARTA-Ketua Pembina Yayasan Selamatkan Anak Bangsa, Fahira Idris meminta pemerintah dan DPR membuat regulasi yang ketat untuk membendung penyebaran lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) di Indonesia.
Sebab penyumbang terbesar penderita AIDS di Indonesia adalah golongan LGBT yang diakibatkan prilaku seks menyimpang dari komunitas ini.
“Seks bebas merajalela, penyebaran penyakit kelamin dan virus HIV akan semakin mudah menjangkit anak-anak kita. Karena penyumbang terbesar penderita AIDS adalah golongan LGBT yang diakibatkan prilaku seks menyimpang mereka,” jelas di Jakarta, Senin (29/1).
Data Kemenkes menyebutkan Indonesia tercatat sebagai Negara ke 5 denganya pertumbuhan komunitas LGBT terbesar di dunia dengan populasinya mencapai 1 juta orang lebih.
“Jadi memang ‘menambah populasi’ menjadi salah satu strategi gerakan LGBT untuk menaikkan daya tawar mereka di dalam masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan gerakan LGBT di negara-negara Amerika dan Eropa lantaran disokong dana besar dan dukungan dari berbagai perusahaan besar serta lembaga internasional.
Hal ini membuat mereka mampu mempengaruhi para pengambil kebijakan di Negara-negara lain.
Salah satunya mengintervensi penyusunan produk UU yang menguntungkan mereka, termasuk melegalkan pernikahan sesama jenis.












