“Trend kenaikan jumlah mereka patut kita sikapi dengan tegas. Salah satunya menutup pintu-pintu regulasi yang menguntungkan mereka,” tuturnya.
Selain itu jelasnya, bangsa Indonesia harus melawan propaganda yang secara masif dilakukan mereka lewat berbagai cara.
Karena mereka tidak mungkin mengandalkan keturunannya untuk menjadi pendukung gerakan mereka, sehingga propaganda menjadi jalan satu-satunya untuk menambah populasi.
“Propoganda dan promosi LGBT apalagi di kalangan anak dan remaja harus kita dihentikan,” ujarnya.
Dia mengatakan, dampak dari masifnya penyebaran LGBT ini sangat banyak. Salah satunya ketahanan keluarga akan runtuh. Selain itu, tatanan dan norma-norma yang dianut rusak.
“Jika ketahanan sosial dan tatanan sosial sudah rapuh apalagi yang bisa diharapkan dari sebuah bangsa kecuali menunggu kehancuran. Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu pernah mengatakan fenomena kemunculan LGBT di Indonesia adalah bagian dari proxy war atau perang proksi untuk menguasai suatu bangsa tanpa perlu mengirim pasukan militer. Itulah kenapa bangsa ini, harus bahu membahu mengembalikan mereka ke kodratnya,” tegasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan semua kelompok semua kelompok masyarakat rentan terjangkit LGBT, tanpa terkecuali.












