PADANG- Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah meminta seluruh anggota legislatif untuk memaswadai kurangnya akuntabilitas dan kontrol atas proses pengambilan keputusan yang demokratis.atau defisit democracy. Lembaga legisltif itu harusnya kuat, karena sangat penting sebagai perwakilan resmi rakyat.
“Tapi selama ini, pengertian kita tentang legislatif itu sangat terbatas., sehingga kita tidak mengerti bahwa justru DPR itu yang harus diperkuat. Padahal di negara-negera yang demokrasinya maju itu, rakyat berdiri di belakang DPR nya, memberikan data, memberikan support,” kata Fahri Hamzah saat memberikan kuliah umum “Hubungan Kelembagaan Legislatif & Eksekutif di Indonesia Era Reformasi” di Kampus FISIP Universitas Andalas/Unand, Padang, Sumatera Barat, Kamis (20/12/2018).
Ditegaskan Fahri bahwa hubungan antara rakyat dengan DPR itu harus di perkuat, sehingga anggota DPR itu tidak boleh bersembunyi. Kalau yang sekarang ini, para anggota DPR itu boleh sembunyi di belakang partainya, dan akhirnya tidak tampil dia, sehingga tidak bertanggungjawab.
“Ya, sekarang agak mendingan. Dulu kan yang dipilih parpolnya, terus nomor urut ditentukan oleh parpol. Sekarang kan, rakyat itu nyobolos orangnya. Satu tingkat lagi, itu adalah sistem distrik supaya yang dicoblos itu betul-betul orang yang mewakili daerahnya sendiri,” sebut dia














