JAKARTA – Wakil Ketua DPR sangat menyayangkan masalah internal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) justru berkembang menjadi konsumsi publik.
Adapun rumor tersebut berkaitan dengan posisi dirinya.
“Beberapa pekan ini saya mendapat banyak pertanyaan dari awak media terkait pernyataan Ketua Bidang Polkam DPP PKS Bapak Al Muzammil Yusuf, pernyataan Presiden PKS Bapak Muhammad Shohibul Iman dan pernyataan Wakil Sekjen DPP PKS Bapak Mardani Alisera mengenai adanya evaluasi oleh Badan Penegak Disiplin Organisasi (BPDO) DPP PKS kepada para pejabat publik yang berasal dari PKS serta pemberitaan tentang permintaan mundur kader dan simpatisan PKS terhadap diri saya,” katanya kepada pers di Jakarta, Minggu.
Disisi lain Fahri mengaku sudah berusaha menahan diri dan terus menghindar dari awak media terkait isu ini.
“Akan tetapi demi memperjelas situasi dan menjawab keresahan konstituen, kader dan simpatisan Partai maka perlu saya jelaskan beberapa hal,” cetusnya
Pertama, patut disayangkan akhir-akhir ini banyak isu yang biasanya diselesaikan secara internal melalui mekanisme syura (musyawarah) demi maslahah, akhirnya dimunculkan menjadi konsumsi publik.
“Dan patut disayangkan pula karena isu yang disampaikan tersebut tidak menunjukkan fakta sebenarnya tentang apa yang terjadi,” katanya.















