Hingga kuartal I 2025, FAST menderita rugi bersih sebesar Rp36,77 miliar, turun 81,25% dibandingkan rugi Rp196,21 miliar pada kuartal I 2024. Meski merugi, pendapatan bersih Perseroan naik tipis 1,81% menjadi Rp1,19 triliun pada kuartal I 2025, dari Rp1,17 triliun pada periode yang sama tahun 2024.














