Selain itu, Prosesi Misa dilaksanakan di kawasan Marina Waterfront, diikuti ratusan Umat Katolik, dimana prosesi ini menjadi ajang masyarakat dan pengunjung untuk dapat beribadah bersama.
Inkulturasi antara Gereja Katolik dan Budaya Manggarai sendiri adalah perpaduan dan harmonisasi religiusitas yang mendalam tentang bagaimana peran Gereja Katolik di tengah masyarakat, bukan untuk meniadakan budaya atau adat istiadat setempat yang telah ada sebelum hadirnya Gereja Katolik di Pulau Flores, tetapi secara sinodal (berjalan bersama) mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis dalam keberagaman, hidup berdampingan, dan bergandengan tangan.
Festival Golo Koe menjadi inisiator tentang bagaimana Gereja Katolik merayakan religiusitas dalam keberagaman iman dan pengembangan pariwisata Pulau Flores yang sejalan dengan semangat ekopastoral.
Golo Koe adalah bagian dari ziarah spiritual yang menghidupi jiwa dan Pariwisata adalah ruang yang berpadu dengan semangat kebersamaan, bagaimana inkusifitas dan keberlanjutan menjadi semangat untuk merayakan segala bentuk kolaborasi.
Event ini mengajak umat Katolik sekaligus masyarakat yang turut hadir dan terlibat dalam perayaan untuk menyelami jejak Allah dalam perjumpaan antar manusia, budaya, dan keindahan alam ciptaan.













