Sementara itu, pendapatan dan EBITDA untuk Tahun Buku 2020 diperkirakan sedikit lebih lemah dari proyeksi Fitch sebelum pandemi.
“Setidaknya, setengah dari issuers di China dan Korea Selatan sudah mengarahkan besaran alokasi belanja modal (capex) yang lebih besar,” ujar Wang.
Dengan demikian, jelas dia, alokasi capex yang lebih tinggi tersebut diperkirakan akan menciptakan pelebaran defisit arus kas bebas (FFO deficit) dan rasio leverage dana dari operasi (FFO) diperkirakan menjadi 5,9x di 2020 atau lebih tinggi dibanding 2019 sebesar 5,5x, sedangkan Fitch memproyeksikan di saat sebelum pandemi sebesar 5,4x














