JAKARTA- Forum Pemuda NTT Penggerak Keadilan dan Perdamaian (FORMADA NTT) mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhyono (SBY) mencopot Pangdam IV Diponegoro Mayor Jenderal TNI Hardiono Saroso jika terbukti tidak mampu memberikan perlindungan serta rasa aman terhadap pemuda dan mahasiswa Nusa Tenggara Timur (NTT) di Yogjakarta yang dalam beberapa hari ini disweaping oleh oknum aparat. Aksi sweaping ini menimbulkan trauma dan rasa takut yang mencekam. “Pangdam harus memberi kepastian bahwa bisa mengendalikan anggotanya yang berkeliaran di setiap lorong kost mencari anak-anakNTT. Kalau tidak mampu mengendalikan anak buahnya maka diganti saja,” ujar aktifis FORMADA NTT, Yohanes Kristo Tara di Jakarta, Minggu (24/3).
Sebelumnya, pada Sabtu dini hari, sekitar 17 orang bersenjata yang diduga oknum TNI menyerang dan membunuh empat orang tahanan di LP Cebongan, Sleman, Yogyakarta. Empat orang yang tewas tersebut merupakan tersangka pembunuhan terhadap salah seorang anggota TNI yang terjadi di sebuah cafe bernama Hugo’s di Yogyakarta pada 19 Maret.
Empat tahanan yang tewas itu adalah Yohannes Juan Manbait alias Juan, Gameliel Yermiayanto Rohiriwu, Andrianus Candra Gajala alias Dedi, Hendrik Benyamin Sahetapy Engkel alias Diki. Empat kawanan ini, seluruhnya berasal dari NTT.














