JAKARTA-Praktisi hukum yang juga tokoh NTT, Gabriel Mahal meminta Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menindak tegas kapal-kalap yang diduga merusak terumbu karang di belakang Pulau Padar di dalam kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT.
Kerusakan lingkungan di bumi Komodi kini menjadi ancaman yang patut diwaspadai. Sebab, butuh waktu sangat lama untuk memulihkannya.
“Jangan sampai masalah ini ini dianggap sepele. Karenanya, saya minta agar kapal yang menabrak terumbu karang tersebut ditindak sesuai prosedur dan aturan ditegakkan,” tegas Gabriel dalam surat elektroniknya kepada redaksi beritamoneter.com di Jakarta, Senin (14/8).
Seperti diketahui, kerusakan terumbu karang ini di kawasan laut Indonesia bukanlah yang pertama.
Beberapa waktu lalu, terumbu karang di kawasan wisata Raja Ampat ditabrak kapal pesiar berbendara Bahamas, Inggris 4 Maret lalu. Selang beberapa bulan kemudian, kejadian serupa juga terjadi Labuan Bajo, NTT.
Menurut CNN, Labuan Bajo merupakan tempat terumbu karang terbaik di dunia.
Bahkan, kawasan ini tercatat sebagai salah satu dari 10 destinasi pariwisata nasional dan destinasi pariwisata terbaik di dunia.














