Menurut Gabriel, terumbu karang dirusak ini disebabkan banyaknya hilir-mudik kapal lokal yang mengangkut wisatawan dari satu pulau ke pulau lain dalam kawasan wisata Labuan Bajo. Kapal-kapal yang kerap hilir mudik di Labuan Bajo, kerap sembarang melakukan lego jangkar dan bahkan menabrak terumbu karang.
Sejauh itu Labuan Bajo masuk sebagai 10 destinasi wisata nasional prioritas oleh Presiden Joko.
Di sana banyak destinasi wisata, selain Taman Nasional Komodo yang sudah populer di kalangan wisatawan mancanegara.
Kerusakan terumbu karang akibat keteledoran tentu membuat sejumlah pihak resah. Apalagi, terumbu karang baru bisa terbentuk dalam waktu ratusan tahun, dan andalan wisata Labuan Bajo adalah “wisata bahari” disamping wisata alam dan budaya.
Gabriel yang juga budayaan asal Manggarai ini mengaku prihatin atas rusaknya ekosistem terumbu karang di Labuan Bajo.
Kerusakan ini disebabkan oleh satu kapal yang memuat wisatawan menabrak batu karang di belakang Pulau Padar di dalam kawasan TNK.
Akibatnya kapal itu tidak hanya bocor hingga membuat wisatawan tidak nyaman. “Dan parahnya lagi merusak terumbu karang,” tutunya.
Gabriel mengatakan sudah melaporkan kejadian ini kepada Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.














