JAKARTA-Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) menegaskan bahwa perlu melibatkan banyak pihak dalam pengentasan kemiskinan, beberapa diantaranya Kemensos, Kementerian UKM, Badan Penanggulangan Percepatan Kemiskinan (BP Taskin), Baznas dan Bappenas/PPN.
Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan solusi bersama dalam mengatasi masalah kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Prioritas DNIKS itu pada aspek pemberdayaan masyarakat, sehingga masyarakat bisa mandiri. Selain pemberdayaan, masalah pembiayaan juga menjadi fokus utama. Yang sudah kita koordinasikan itu, Baznas dan Bappenas/PPN,” kata Ketua umum DNIKS, A Effendy Choirie yang didampingi Sekjen DNIKS Sudarto dan Ketua DNIKS Ali Nurdin ditemui wartawan disela-sela acara HUT 58 DNIKS di Gedung Aneka Bhakti, Kemensos, Sabtu (26/7/2025).

Lebih jauh Gus Choi menjelaskan bahwa DNIKS dalam menjalankan visi misinya memiliki Asta Bhakti atau 8 kerangka kerja yang tujuannya menyukseskan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.














