“Ini langkah kecil, one of the many pieces of puzzle yang sedang kami susun dalam membangun bank digital BPR Lestari,” ucap Alex.
Sementara itu, Co-Founder & CEO Investree, Adrian Gunadi mengatakan bahwa sejak kali pertama membuka pilihan pendanaan sebagai lender institution, Investree tidak pernah membatasi perusahaan dari industri tertentu yang bisa bergabung.
“Kami membuka kesempatan bagi berbagai jenis bank untuk berkolaborasi, termasuk Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Dengan BPR Lestari, kami melihat adanya kesamaan visi dan misi untuk meningkatkan inklusi keuangan yang tentunya bisa membantu para pelaku UMKM untuk bertahan dan menjadi tangguh selama masa pandemi,” paparnya.
Adrian menambahkan, kerjasama antara fintech dan bank ini juga sebagai dukungan kepada BPR Lestari yang sedang bertransformasi menuju bisnis perbankan digital.
“Hal ini turut mematahkan anggapan bahwa fintech adalah pesaing bank. Justru kami melengkapi fungsi perbankan, khususnya dalam memenuhi permintaan masyarakat terhadap akses pembiayaan yang lebih praktis,” katanya.













