JAKARTA-Presiden Jokowi membantah pernyataan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani dan adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo ikut campur atas deklarasi Partai Golkar dan PAN ke Prabowo yang disebut “memberi perintah, izin dan restu”.
Menyikapi hal tersebut, Ketua Umum Ganjarian Spartan, HM Guntur Romli mengecam keras kubu Prabowo yang selalu mencatut nama Presiden Jokowi dalam intrik-intrik politik mereka.
Bahkan, Ganjarian Spartan mendesak kubu Prabowo harus bertobat atas pencatutan dan penyalahgunaan nama Presiden Jokowi.
“Kepada kubu Prabowo, stop mencatut nama Presiden Jokowi. Jangan rendahkan nama Jokowi hanya untuk intrik-intrik politik kalian. Tobat deh,” kata Guntur Romli.
Guntur Romli menilai pernyataan dua petinggi Gerindra itu sebagai kebohongan publik.
“Sekjen Gerindra dan Pak Hashim melakukan kebohongan publik dengan mencatut nama Jokowi soal perintah dan restu Jokowi atas deklarasi Golkar dan PAN ke Prabowo, dan alhamdulillah, Pak Jokowi sudah membantah keras pernyataan itu,” lanjut Guntur Romli.
Guntur Romli menganggap kubu Prabowo saat ini hanya memanfaatkan nama Jokowi untuk kepentingan golongan mereka sendiri.
Tindakan mereka dinilai hanya memberikan citra buruk pada Jokowi. Kinerja Prabowo sebagai Menteri Pertahanan pun hanya akan jadi beban bagi pemerintahan Jokowi.














