Boeing 747-400 telah menunjukkan kehandalannya dengan menggabungkan beberapa keunggulan, antara lain aerodinamis, teknologi dan struktural yang membuat lebih efisien, dapat terbang jarak jauh (long range non-stop) berkecepatan tinggi, serta mampu membawa lebih banyak tingkat isian (payload) penumpang dan kargo.
“Lion Air sangat bangga mengoperasikan pesawat berjuluk “Queen of the Skies” dalam kurun waktu 10 tahun guna melayani penerbangan komersial di domestik seperti Soekarno-Hatta Tangerang, Medan Kualanamu, Batam, Surabaya, Denpasar dan Makassar, serta tujuan internasional ke Jeddah dan Madinah,” jelasnya.
Menurutnya, pesawat Boeing 747-400 berperan sangat penting dalam perjalanan Lion Air karena memberikan kontribusi positif. Untuk itu, Lion Air memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas berakhirnya masa kerja Boeing 747-400 melalui acara spesial yang mengangkat tema momen terakhir dan bersiap menyambut pesawat baru “Last Moment Boeing 747-400 & Welcoming Airbus 330-900NEO”.
Momentum terbaik ini sekaligus menegaskan bahwa Lion Air mengedepankan dari program “revitalisasi atau peremajaan armada”. Langkah strategis ini menjawab dinamika pasar, permintaan tren traveling serta senantiasa menawarkan kenyamanan dan pengalaman mengesankan di setiap perjalanan udara dengan mengoperasikan pesawat generasi baru.














