GIAA siap menerbitkan 407,89 miliar saham portepel dengan harga Rp75 per lembar atau setara Rp30,59 triliun. Aksi korporasi ini bertujuan memperbaiki nilai ekuitas dan menurunkan utang perusahaan.
Per Juni 2025, posisi ekuitas GIAA minus US$1,49 miliar. Sementara total liabilitasnya US$8,01 miliar dan total aset US$6,51 miliar. Rasio liabilitas terhadap total aset perusahaan sebesar berada di level 123%.















