Terutama dari kalangan pemilih pemula, gen-z dan milenial.
Menurut dia, publik menilai gemoy hanya gimmick politik yang minim isi dan substansi.
“Publik mulai cerdas dan ingin periksa isi dan substansinya. Tapi ternyata kosong,” tegas dia.
Saat ini, lanjut dia, publik melihat kepemimpinan yang surplus visi dan substansi, bukan atraksi gimick saja.
“Dan, saya kira pemilih semakin mendekat pencoblosan semakin cerdas dan rasional,” tuturnya.
Umar menambahkan, saat ini publik sudah membandingkan, mana paslon yang penuh isi dan substansi.
Dan, mana paslon yang minim isi dan substansi.
“Hanya pamer gimmick yang kurang mendidik. Saya kira sulit bagi Paslon 02 (Prabowo-Gibran) untuk menang pilpres satu putaran,” kata Umar.














