BANYUWANGI-Industri pariwisata benar-benar digenjot habis oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi guna mendongkrak devisa.
Tidak tanggung bahkan Pemkab Banyuwangi membangun pasar wisata terpadu yang terkoneksi dengan penginapan. Bangunan ini lokasinya cukup strategis, yakni sisi selatan pintu masuk kota Banyuwangi. “Kami harapkan ke depan bisa jadi rujukan untuk berburu semua yang khas dari Banyuwangi, kurang-lebih inginnya seperti Chatuchak Market di Thailand yang segmentasinya memang untuk wisatawan,” kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas dalam siaran persnya, Kamis (19/1/2017).
Menurut Anas-sapaan akrabnya, desain pasar terpadu dan sekaligus terminal tersebut dibuat spesial. Konsepnya dibangun terpadu dengan terminal wisata dan penginapan. Ini pasar rakyat yang dibuat khusus, di antaranya untuk membidik segmen wisatawan. “Hanya dari tujuannya sama, kalau dari sisi desain berbeda sama sekali dengan Chatuchak Market . Karena di sini dipadukan dengan terminal wisata dan penginapan, sedangkan di Thailand cuma pasar. Di Banyuwangi luasnya lebih kecil dibanding yang di Thailand,” tambahnya.
Pasar ini, lanjut Mantan anggota DPR, terintegrasi dengan terminal wisata dan dormitory (penginapan), sehingga sekaligus menjadi salah satu titik kumpul dan destinasi bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara.














