JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan bakal berbalik melemah, setelah kemarin bergerak variatif dan ditutup menguat terbatas 0,12 persen ke level 6.445.
Penguatan IHSG di perdagangan Senin (21/4) didukung kenaikan harga pada 289 saham, sedangkan 295 saham tercatat menurun dan ada 220 saham yang tidak mengalami perubahan harga.
Nilai transaksi kemarin Rp8,43 triliun atau menurun dibandingkan Kamis pekan lalu yang sebesar Rp9,77 triliun.
Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh Tim Riset PT CGS International Sekuritas Indonesia, pergerakan IHSG akan dibayangi sentimen negatif dari penurunan signifikan pada tiga indeks utama di bursa Wall Street.
Kemarin, Dow Jonesditutup anjlok 3,11 persen, S&P 500 merosot 2,36 persen dan Nasdaq melorot 2,55 persen.
“IHSG diprediksi bergerak variatif dalam kecenderungan melemah, dengan level support di posisi 6.380 dan 6.315, sedangkan resistance-nya di level 6.510 dan 6.580,” tulis Tim Riset CGS International Sekuritas dalam analisis harian untuk perdagangan Selasa (22/4).
Tim riset menyebutkan, pergerakan IHSG juga akan dibayangi katalis negatif terkait berlanjutnya aksi jual bersih yang dilakukan oleh investor asing.














