JAKARTA,BERITAMONETER.COM – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang untuk berbalik menguat menuju resistance terdekat, setelah kemarin bergerak variatif dan ditutup melemah 0,3 persen ke level 8.092.
Pelemahan IHSG di perdagangan Selasa (28/10) dipengaruhi penurunan harga pada 309 saham, sedangkan 341 saham terpantau menguat dan ada 159 saham yang tidak mengalami perubahan.
Nilai transaksi kemarin Rp19,83 triliun atau merosot dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai Rp29,71 triliun.
Menurut analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, pergerakan IHSG masih dibayangi tekanan volume penjualan.
Adapun total volume transaksi di sepanjang perdagangan kemarin sebanyak 30,22 miliar saham atau menurun dibandingkan sehari sebelumnya yang sebanyak 39,32 miliar saham.
“Best case (label hitam), IHSG sudah berada di akhir Wave (ii) dari Wave [iii] ,” kata Herditya dalam riset Daily Scope Wave untuk perdagangan Rabu (29/10).
Dia menjelaskan, pola pergerakan secara teknikal tersebut menunjukkan bahwa IHSG berpeluang menguat untuk menuju area kenaikan di kisaran 8.209-8.268.
Namun bila terjadi pelemahan, koreksi IHSG diperkirakan relatif terbatas menuju level support terdekat.
Herditya menyebutkan, saat ini support IHSG di level 7.967 dan 7.854, sedangkan resistance-nya di level 8.161 dan 8.269.















