JAKARTA,BERITAMONETER.COM – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berpotensi untuk berbalik menguat, setelah kemarin ditutup melemah 0,56 persen ke level 8.521.
Pelemahan IHSGdi perdagangan Selasa (25/11) dibayangi penurunan harga pada 364 saham, sedangkan sebanyak 277 saham terpantau menguat dan ada 170 saham yang tidak mengalami perubahan harga.
Nilai transaksi kemarin Rp31,26 triliun atau menurun dibandingkan sehari sebelumnya Rp45,66 triliun.
Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh organisasi research and trading saham, WH Project, pergerakan mixed yang merupakan bagian dari tradisi IHSG setiap kali mencetak all-time high adalah hal yang wajar dan sudah terjadi pada perdagangan kemarin.
“Kami memproyeksikan, hari ini IHSG berpotensi untuk bergerak menguat dalam range 8.500-8.570,” kata analis WH Project, William Hartanto dalam riset harian untuk perdagangan Rabu (26/11).
Dia menyebutkan bahwa sejauh ini ada upaya dari IHSG untuk menjaga level psikologis 8.500 sebagai level support yang baru, tercermin pula pada perdagangan kemarin.
“IHSG berpotensi menutup November 2025 dengan posisi di atas 8.400,” tegas William.
Secara teknikal, lanjut William, IHSG berpotensi untuk bergerak mixed pada kisaran 8.470-8.500 yang sekaligus sebagai area support terbaru.














