JAKARTA-Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak menanjak untuk menuju level resistance 7.214, setelah kemarin ditutup stagnan di level 7.148.
Menurut analis PT Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, pergerakan IHSG akan diwarnai sentimen positif terkait sikap Arab Saudi dalam rapat OPEC+ yang memutuskan untuk membuka keran ekspor minyak, sehingga hal ini diharapkan bisa menekan harga minyak.
“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat saat ini IHSG berpotensi untuk bergerak menguat terbatas pada rentang 7.010-7.214,” kata Nico Demus dalam riset harian untuk perdagangan Jumat (3/6).
Sentimen positif dari dalam negeri, ujar Nico Demus, adanya potensi besar bagi pemulihan ekonomi secara bertahap, karena adanya kebijakan pemerintah memberikan relaksasi berupa bebas masker di ruang terbuka.
Hal ini menegaskan bahwa kondisi pandemi Covid-19 sudah melandai, sehingga aktivitas masyarakat sudah kembali normal.
“Proses akselerasi pemulihan ekonomi nasional yang tercermin dari daya beli masyarakat dan aktivitas bisnis, mulai menggeliat kembali meskipun masih ada ketidakpasatian kapan berakhirnya Covid-19,” papar Nico Demus.
Dengan demikian, jelas dia, pergerakan IHSG yang berpotensi menguat tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan oleh para pelaku pasar dengan mengakumulasi pembelian saham ANTM, INDY dan PTPP.












