William mengatakan, hingga saat ini pergerakan IHSG masih dipengaruhi oleh sentimen yang terkait dengan perlambatan ekonomi, sehingga laju indeks belum bisa meninggalkan rentang konsolidasi.
“Namun jika IHSG mampu menembus resistance level terdekatnya, maka IHSG berpotensi untuk melanjutkan kenaikan jangka pendek,” ucapnya.
Dia mengatakan, berlanjutnya capital inflow ke pasar saham dalam negeri akan menopang laju IHSG yang berpotensi menguat terbatas.
Maka, para investor direkomendasikan untuk mengakumulasi pembelian saham BBCA, UNVR, GGRM, ASII, LSIP, ICBP, PWON.












