JAKARTA-Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan rawan untuk berbalik terkoreksi, meskipun di akhir pekan lalu mampu melanjutkan pola kenaikan dan ditutup menguat 0,56 persen ke level 6.700.
Pada perdagangan Jumat (19/5), pergerakan IHSG terpantau mampu melenggang optimistis di zona hijau yang ditopang oleh volume transaksi harian mencapai 20,23 miliar saham.
Bahkan, investor asing kembali mencatatkan nilai beli bersih di pasar reguler sebesar Rp1,12 triliun.
Menurut analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, skenario terburuk bagi IHSG pada perdagangan di awal pekan ini apabila IHSG membentuk Wave C dari Wave (y) dari Wave [ii] pada label merah.
Analis Daily Scope Wave dari MNC Sekuritas tersebut menunjukkan bahwa, jika IHSG menembus level support terdekatnya di posisi 6.656, maka laju indeks akan rawan melanjutkan tren koreksi.
Namun, kata Herditya, selama IHSG mampu bergerak di atas 6.656, maka pada perdagangan hari ini terdapat peluang untuk melanjutkan penguatan dalam upaya menguji rentang 6.729-6.820 terlebih dahulu.
Dia menyebutkan, saat ini IHSG memiliki support di level 6.657 dan 6.587, sedangkan resistance-nya di level 6.751 dan 6.820. Direkomendasikan Buy on Weakness (BoW) pada saham ANTM, EXCL, GJTL dan TLKM.














