JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih rawan untuk meneruskan tren koreksi, setelah kemarin ditutup melemah 0,7 persen ke level 7.024.
Pelemahan IHSG di perdagangan Rabu (5/2) dipengaruhi penurunan harga pada 327 saham, sedangkan 243 saham tercatat menguat dan ada 231 saham yang tidak mengalami perubahan harga.
Nilai transaksi kemarin Rp11,59 triliun atau meningkat dibandingkan sehari sebelumnya Rp10,46 triliun.
Menurut analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, penurunan IHSG masih dibayangi peningkatan volume penjualan.
Adapun total volume transaksi di sepanjang perdagangan kemarin sebanyak 26,82 miliar saham atau lebih rendah dibandingkan sehari sebelumnya yang sebanyak 26,97 miliar saham.
“Kami memperkirakan, dalam jangka pendek IHSG masih rawan untuk melanjutkan koreksi dalam upaya menguji rentang 6.974-7.007 terlebih dahulu,” kata Herditya dalam analisis harian untuk perdagangan Kamis (6/2).
Dia menegaskan, para trader diharapkan untuk tetap mencermati level support 6.931.
Apabila IHSG menembus area tersebut, maka skenario merah akan berjalan atau IHSG akan melanjutkan koreksi untuk menguji kisaran 6.742-6.853.
Namun sebaliknya, apabila masih mampu bertahan di atas level support-nya, maka IHSG berpeluang untuk menguji area 7.129-7.176 sebagai target terdekat penguatan terdekat.














