“Menurut saya, dari upaya hukum yang ditempuh oleh Pak Jokowi nanti kita bisa cermati apakah akan ada isu lain yang muncul yang menyasar Pak Jokowi. Bila masih ada, bahkan terus berlanjut, ini tidak hanya membunuh karakter Pak Jokowi,” jelasnya.
“Tetapi ada kepentingan politik yang saling bertarung untuk memperebutkan kedekatan Pak Jokowi dengan Presiden Prabowo. Bisa jadi pula sebagai jalan untuk memuluskan kelompok ini menggapai kepentingan politiknya di pemilu 2029,” sambungnya.
Ia menambahkan, Presiden Prabowo juga bukan orang sembarang yang mengambil keputusan dan menuruti segelintir kemauan pihak.
Menurutnya, Presiden Prabowo sangat objektif, rasional dan bisa menilai mana pihak-pihak yang hanya bekerja untuk kepentingan kelompoknya atau bangsanya.
“Saya optimis Pak Prabowo dapat objektif dalam merespon beragam isu yang menyasar ke Pak Jokowi. Dan menurut saya tidak ada matahari kembar di sini. Pak Prabowo telah terpilih bersama Mas Gibran. Dan pada konteks ini pula, tidak ada intervensi Pak Jokowi kepada pemerintahan Presiden Prabowo,” ucapnya.
“Lalu kenapa Pak Jokowi yang masih terus disudutkan?” Di kesempatan ini saya mengajak semua pihak ayolah, saatnya kita menyatukan tekad bangsa ini, tidak hanya untuk kepentingan 5 atau 10 tahun ke depan, tetapi juga untuk mencapai target Indonesia Emas 2045,” harapnya.














