JAKARTA,BERITAMONETER.COM – Di tengah dunia yang penuh ketegangan, konflik, dan polarisasi, Indonesia kembali mengambil peran.
Melalui kehadiran Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam forum Board of Peace (BOP), Indonesia menunjukkan bahwa diplomasi bukan sekadar protokoler, melainkan jalan ikhtiar untuk menjaga harapan perdamaian.
Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Addin Jauharudin menilai langkah Presiden Prabowo di Board of Peace sebagai strategi yang tenang namun tegas: menghadirkan Indonesia sebagai jembatan dialog di tengah dunia yang terbelah.
Board of Peace adalah ruang pertemuan para pemimpin dan tokoh dunia untuk membahas resolusi konflik, stabilitas global, dan solusi kemanusiaan.
Dalam forum itu, Indonesia datang bukan dengan suara keras, tetapi dengan pesan jelas: perdamaian harus diperjuangkan bersama.
Diplomasi yang Membumi
Bagi GP Ansor, diplomasi Presiden Prabowo membawa tiga pesan sederhana namun kuat:
Pertama, dunia butuh dialog, bukan sekadar saling tuding.
Kedua, kemanusiaan harus diletakkan di atas kepentingan politik jangka pendek.
Ketiga, stabilitas global adalah fondasi bagi kesejahteraan semua bangsa, termasuk Indonesia.
Langkah ini mengingatkan kita pada sejarah bangsa.














